Branding di search engine semakin penting. Banyak website brand dan website bisnis yang kami lihat terdapat kesalahan SEO. Kesalahan tersebut dapat menyebabkan popularitas website brand dan website perusahaan di searc engine menjadi terhambat.

SEO bukanlah pekerjaan setahun sekali. SEO memerlukan proses tanpa akhir yang membutuhkan pelacakan dan pengembangan dari waktu ke waktu. Selain itu, SEO sangat kompetitif – membuat kesalahan kecil, Anda memberi kesempatan kepada pesaing untuk mengungguli Anda.

Karena memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan, webmaster dapat dengan mudah mengabaikan beberapa kesalahan SEO yang dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan. Ironisnya, sebagian besar kesalahan ini mudah diperbaiki.

12 Kesalahan SEO Yang Paling Umum

Dalam kesempatan kali ini, kami coba jelaskan 12 kesalahan SEO secara umum yang harus Anda hindari untuk memaksimalkan kinerja SEO Anda.

1. Website Tidak Menggunakan SSL atau HTTPS

 SSL atau https merupakan syarat utama dalam SEO dan digital marketing. Mesin pencari seperti Google mengutamakan website yang aman dalam prioritas indexing mereka. Bahkan, kami melihat cukup banyak “konsultan digital marketing” dan “agency digital” di Indonesia yang websitenya tidak menggunakan https. Cukup ironis memang, ini merupakan kesalahan SEO yang cukup fatal.

Untuk memperbaiki hal tersebut, Anda dapat masuk ke akun cpanel hosting Anda dan aktifkan Let’s Encrypt Free SSL. Atau dengan menggunakan jasa Cloudflare.

2. Website Terlalu Lama untuk Dibuka

Kecepatan loading halaman website menjadi penentu utama dalam persyaratan optimasi website. Google memprioritaskan website yang cepat dibuka namun website tersebut tetap menarik dan bagus designya.

Banyak website “kualitas sampah” yang mengandalkan teks untuk memancing kata kunci, website ini cepat dibuka karena tidak banyak gambar, Akan tetapi, Google mempertimbangkan user experience, tidak hanya jumlah pengunjung yang mereka hitung, berapa lama pengunjung menghabiskan waktu dan berapa halaman yang mereka akses menjadi metrik pengukuran kinerja user experience.

Dilain sisi, website branding dengan design yang out-standing terkadang menggunakan file gambar yang cukup besar, sehingga menghasilkan total file di satu halaman lebih dari 1 mega byte. Google menyarankan satu halaman website cukup 500 kb sampai 1 mb saja.

KiosMaya menerapkan standar load speed tidak lebih dari 10 detik dalam setiap jasa pembuatan website landing page dan jasa pembuatan website toko online yang kami kerjakan untuk para Client, baik di mobile maupun di desktop. Bahkan kami selalu mengusahakan agar website para client dapat terbuka dalam waktu kurang dari 5 detik dengan file size 1 MB – 1.5 MB.

Anda dapat menggunakan GTMetrix.Com untuk memeriksa load speed website:

Mungkin pembahasan mengenai load speed ini akan kami jelaskan secara rinci di lain kesempatan. Mari kita lanjut dengan kesalahan SEO lainnya yang harus Anda perhatikan sebagai “Digital Marketer” ataupun sebagai Konsultan Pemasaran Digital.

3. Tidak Mobile Friendly

Karena penelusuran seluler telah melampaui penelusuran desktop maka Anda harus memastikan website Anda sudah mobile friendly. Mesin telusur mulai berikan prioritas pada situs web yang ramah seluler dan “menghukum” situs yang tidak dioptimalkan untuk perangkat seluler.

Untuk menguji dengan cepat seberapa mudah pengunjung dapat menggunakan halaman Anda di perangkat seluler, lakukan pengujian Situs Mobile-Friendly gratis:

Untuk dapat mobile friendly, sebuah website harus di dukung dengan CSS yang adaptif pada semua jenis layar perangkat. Dalam hal ini, KiosMaya menggunakan plugin DIVI untuk membuat website yang mobile friendly selain desktop friendly. Dan ini juga penting, jangan sampai website Anda mobile friendly tapi tidak desktop friendly.

4. Membuat Duplikat Konten

Konten duplikat adalah konten yang muncul di lebih dari satu tempat di Internet. Itu bisa ada dalam domain yang sama atau berbeda.

Ini adalah kesalahan SEO paling umum untuk situs web e-niaga, karena situs ini memiliki banyak halaman produk yang seringkali sangat mirip. Selain itu, penggunaan jasa penulisan artikel yang kurang kredibel juga banyak sebabkan website jadi memiliki konten duplikat alias plagiat. Ini adalah resep sukses untuk mengubur website Anda di hasil pencarian Google.

Saat menghadapi konten duplikat, robot penelusuran tidak dapat memilih halaman mana yang harus diindeks dan mungkin memutuskan untuk tidak menampilkannya di hasil penelusuran.

Untuk menghindari masalah ini, selalu buat konten unik untuk situs web Anda. Ini tidak hanya berhubungan dengan teks tubuh, tetapi juga tag meta dan URL.

Anda dapat menggunakan situs Siteliner.com untuk memeriksa konten duplikat di website Anda.

Untuk hindari duplicate content, buatlah artikel dan postingan yang original, berdasar dari pemikiran Anda sendiri dan mudah untuk dipahami. Jika Anda menggunakan jasa penulis artikel, syaratkan bahwa artikel yang mereka buat tidak dari hasil copy paste alias plagiat.

5. Salah Penargetan Kata Kunci

Menggunakan kata kunci yang salah dalam konten Anda sering menyebabkan peringkat yang buruk untuk kata kunci yang dipilih. Yang kami maksud dengan ‘kata kunci salah’ adalah:

Kata kunci persaingan tinggi

Kami tidak mengatakan ‘kata kunci volume tinggi’, karena Anda terkadang dapat menemukan istilah penelusuran populer dengan tingkat persaingan yang cukup masuk akal.

Belum memiliki otoritas tinggi, dan mencoba menargetkan untuk kata kunci persaingan tinggi merupakan hal yang hampir tidak masuk akal. Dengan persaingan penelusuran yang sangat ketat, jauh lebih baik untuk berfokus pada kata kunci yang tidak terlalu kompetitif tetapi lebih spesifik.

Sebagian besar alat penelitian kata kunci (seperti Ahrefs, Serpstat, atau Moz) serta alat SEO yang paling efektif menunjukkan skor kesulitan kata kunci, Anda harus memperhatikannya saat melakukan penelitian kata kunci.

Terkadang, kami melihat beberapa kata kunci yang dengan persaingan rendah akan tetapi volume pencarian per bulannya jauh lebih banyak dari kata kunci yang memiliki tingkat persaingan tinggi. Inilah pentingnya untuk melakukan riset kata kunci sebelum mengerjakan sebuah halaman website. Belum tentu kata kunci yang Anda pikirikan efektif dan tepat untuk website dan bisnis Anda.

6. Terlalu Memaksakan Kata Kunci

Penjejalan kata kunci merupakan hal buruk untuk SEO dan juga untuk manajemen reputasi. Bisnis sering mencoba menjejalkan kata kunci ke dalam konten mereka agar selalu tampil di hasil pencarian pada kata kunci yang mereka jejalkan tersebut. Namun, jika konten kaya dengan kata kunci dan terlihat tidak wajar, mesin pencari langsung mengenalinya. Ini dapat menyebabkan website Anda terkena pinalti dan pada akhirnya tidak tampil sama sekali di hasil pencarian halaman berapapun.

Berikut Penjelasan Google tentang pemaksaan kata kunci:

“Pemaksaan kata kunci” mengacu pada praktik memuat laman web dengan kata kunci atau angka dalam upaya memanipulasi peringkat situs dalam hasil penelusuran Google. Seringkali kata kunci ini muncul dalam daftar atau grup, atau di luar konteks (bukan sebagai prosa biasa).

Mengisi halaman dengan kata kunci atau angka menghasilkan pengalaman pengguna yang negatif, dan dapat merusak peringkat situs Anda.

Fokus pada pembuatan konten yang bermanfaat dan kaya informasi yang menggunakan kata kunci dengan tepat dan sesuai konteks. Dalam hal ini, Anda harus membuat konten artikel pada tiap kata kunci yang Anda targetkan, bukan menjejalkannya dalam satu halaman website.

7. Kurang Perhatikan Tag Judul dan Meta Deskripsi

Meta seperti Judul dan Deskripsi suatu halaman website merupakan hal penting dalam SEO. Tag judul dan deskripsi meta digunakan oleh mesin telusur untuk menentukan dengan cepat konten halaman dan membentuk cuplikan penelusuran. Anda harus berhati-hati dalam menerapkan meta teks ini.

Misal, pada judul di salah satu halaman website Anda yang Anda targetkan untuk kata kunci “Sabun Bayi” jangan sampai Anda menuliskan tag judul : Rekomendasi Sabun Bayi& Shampoo Bayi. Perhatikan penggunaan simbol “&” tersebut, hal tersebut dapat membuyarkan upaya SEO onsite Anda.

Selain itu, Ada beberapa aturan dari Google untuk Meta deskripsi dan Tag judul, bahwa judul tidak lebih dari 60 character dan deskripsi tidak lebih dari 160 character (120 character untuk mobile search).

Untuk atasi hal tersebut, kami di KiosMaya selalu menggunakan plugin Yoast SEO.

8. Tidak Menggunakan Alt Teks Pada Gambar

Alt Teks pada gambar adalah pemberian keterangan pada file gambar di website. Robot pencarian Google mempertimbangkan tag alt dan membacanya untuk menentukan apa yang ada pada gambar dan memahami bagaimana kaitannya dengan teks di sekitarnya.

Berdasar pengalaman kami, website yang kami optimasi secara onsite dengan menggunakan alt tag pada gambar sesuai praktik terbaik akan lebih cepat menempati posisi halaman pertama pada hasil pencarian google. Sebab, relevansi itu penting dalam hal SEO. Jadi dalam penargetan keyword, konten selain berisi teks yang berisi keyword target juga harus dilengkapi alt text gambar yang sesuai keyword target.

9. Konten Kualitas Rendah

Ini sering kami lihat pada website branding, bukan pada designnya akan tetapi pada konten artikel mereka. Memang, pada umumnya brand besar tidak menggunakan platform WP yang fleksibel, akan tetapi menggunakan platform seperti Adobe Experience Manager yang cukup terbatas fungsinya dan kurang fkelsibel. Sehingga mereka hanya mengandalkan backlink untuk konten-konten singkat mereka, dan itupun mereka beli pula, hal itu sangat riskan untuk sebuah branded website.

Selain itu, konten artikel yang mereka produksi kebanyakan sangat singkat. Dalam hal SEO, panjang sebuah konten harus diperhitungkan. Berdasar penelitian, konten yang berisi 1000 – 1500 kata akan lebih cepat menempati posisi di halaman pertama Google.

Sebuah konten yang berkualitas tidak hanya memiliki ribuan kata, akan tetapi lay out harus diperhatikan juga untuk menjaga kualitas pengalaman pengunjung website. Kami di KiosMaya.Com selalu menggunakan DIVI Builder untuk membuat konten panjang akan tetapi dapat terlihat singkat.

Struktur konten juga harus diperhatikan, seperti penggunaan heading (H1, H2, H3, dan H4). Struktur konten adalah salah satu komponen yang penting dalam memproduksi konten berkualitas tinggi.

Untuk mmembahas kualitas konten sebetulnya banyak sekali faktornya, dan ini kaitannya memang pada onsite SEO. Sementara itu, mari kita lanjutkan pada kesahalan SEO yang paling umum lainnya.

10. Terlalu Banyak Membuat Backlink

Seperti yang kami jelaskan di atas, banyak brand dengan keterbatasan konten yang pada akhirnya mengandalkan backlink dengan membeli ratusan bahkan ribuan backlink. Hal tersebut dapat membuat website terkena pinalty oleh google.

Tidak semua backlink itu bagus, walau website tersebut kita cek memiliki Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) yang tinggi. Bisa saja domain tersebut tergolong toxic, sehingga Anda akan memiliki toxic backlink yang akan menyebabkan kinerja SEO Anda menjadi buyar.

Bangun backlink hanya di website yang relevan dan bukan merupakan toxic link. Anda dapat menggunakan alat online seperti di SEMRush untuk cek apakah suatu website tergolong toxic atau tidak.

11. Tidak Peduli Dengan Pengalaman Pengunjung

User experience – sering disingkat dengan UX – merupakan hal penting dalam onsite SEO. Kami memperhatikan banyak website calon Client iklan google kami yang tidak memenuhi syarat tersebut. Hasilnya, orang akan ragu untuk menghubungi bisnis Anda ketika website Anda seperti ceker ayam. Pada akhirnya, kami sarankan untuk renovasi halaman website mereka terlebih dahulu.

Meningkatkan UX adalah cara yang tepat untuk meningkatkan kinerja SEO Anda. Dengan diperkenalkannya algoritma RankBrain pada tahun 2015, Google mulai mempertimbangkan metrik perilaku, termasuk rasio pentalan, waktu tunggu, RKT organik, dan lain sebagainya.

Pengoptimalan seluler, kualitas konten, dan kecepatan pemuatan yang disebutkan di atas bukanlah satu-satunya faktor yang memengaruhi pengalaman pengguna.

Berikut adalah beberapa aspek penting untuk UX:

  • Navigasi. Ini termasuk struktur situs yang jelas, tombol menu, kesempatan untuk melakukan pencarian situs, dan lain sebagainya..
  • Desain. Bagian ini sebagian besar menyangkut pada tampilan mobile friendly. Apakah gambar sesuai dengan ukuran layar smartphone? Bisakah pengguna klik tombol CTA dengan jari? Periksa semua masalah ini untuk memastikan situs Anda memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna.
  • Pop-up. Jendela yang muncul ini sering mengganggu pengguna dan mengakibatkan pengalaman pengguna yang buruk. Jika Anda memang harus menggunakannya, buatlah agar mudah ditutup.

12. Tidak Melakukan Monitoring SEO

Banyak bisnis UKM yang tidak mengetahui cara monitoring SEO. Hal ini dapat berakibat website Anda terus tertimbun oleh website-website para pesaing. Anda dapat melakukan monitoring SEO dengan menggunakan Google Analytics, Google Search Console, dan juga alat monitoring lainnya seperti ahrefs, semrush, dan sebagainya.

Bagi para pebisnis UKM, dengan membuat webite di KiosMaya, Anda selalu mendapatkan visibilitas website Anda. Anda dapat selalu bertanya pada kami untuk hal tersebut.

Kesimpulan:

Banyak kesalahan umum dalam penerapan SEO bahkan dilakukan oleh para konsultan pemasaran digital ataupun digital agency di Indonesia. Ironisnya, kesalahan penerapan SEO tersebut umumnya cukup mudah untuk diatasi.

Selusin kesalahan SEO tersebut di atas dapat sebabkan website Anda semakin terlempar di halaman yang jauh pada hasil pencarian Google. Oleh karena itu, mulailah berusaha untuk memperbaiki hal tersebut.

Semakin tinggi kualitas SEO website Anda, maka semakin efisien biaya yang akan Anda keluarkan untuk pemasaran digital termasuk pada biaya iklan di Google, dan juga akan semakin banyak pengguna Google search yang mengenal bisnis Anda.

Selau update website Anda secara konsisten dengan menambahkan konten-konten berkualitas. Hindari penggunaan jasa artikel yang plagiat karena dapat sebabkan website Anda semakin terpendam di hasil pencarian Google.

Hindari membuat backlink yang tidak relevan, pakai alat online untuk mencari dimana sebaiknya Anda menempatkan backlink dan juga hindari membeli backlink, sebab praktik seperti itu tidak dibenarkan oleh persyaratan Google dalam hal SEO.

Untuk website corporate atau website branding, kami sarankan untuk menggunakan WP + DIVI Builder agar tidak menyulitkan update, implementasi SEO, produksi konten berkualitas, dan pengembangan website Anda.

Gunakan DIVI Builder dan Yoast SEO dalam memproduksi konten di website Anda. Untuk gambar, gunakan Canva.Com dan berikan alt text pada gambar tersebut.

Saat ini, bahkan dalam beriklan di google saja banyak bisnis kecil yang berebut agar iklan mereka tampil di halaman pertama Google. Maka, beberapa kesalahan SEO yang umum terjadi tersebut tidak dapat kita diabaikan begitu saja baik oleh brand maupun oleh bisnis.

KiosMaya hadir untuk memberikan solusi bagi para pelaku bisnis di Indonesia, tertuama Website Bisnis UKM yang biasanya tidak memiliki tenaga ahli untuk mengatasi hal tersebut.

Pin It on Pinterest

Share This