Mungkin sudah banyak yang jualan online pakai website toko online, terutama dengan platform WordPress plus WooCommerce. Akan tetapi masih banyak yang bertanya-tanya tentang bagaimana cara SEO toko online menggunakan WooCommerce.

Artikel kali ini akan jelaskan cara penerapan SEO untuk toko online yang menggunakan WooCommerce. Ada baiknya sembari baca artikel ini langsung praktekan di website toko online Anda.

Cara SEO Toko Online Woo Commerce

SEO atau Search Engine Optimization merupakan salah satu cara pemasaran di mesin pencari yang umum digunakan semua orang. Semakin bagus SEO tersebut, maka akan semakin sering website Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Pada akhirnya, upaya pemasaran digital yang satu ini akan meningkatkan jumlah pengunjung ke website Toko Online Anda secara organik atau secara alami.

Sebetulnya, cara melakukan SEO untuk toko online woocommerce sama seperti penerapan cara SEO on-site untuk website berbasis WordPress. Beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk optimasi website toko online woocommerce adalah dengan menyiapkan plugin pendukung, optimiasi on-site dan optimasi off-site.

Kelengkapan yang Diperlukan

Sebelum mulai optimasi website, Anda harus mendaftarkan domain website Anda di Google Search Console. Kemudian, gunakan beberapa kelengkapan di bawah ini:

  • Plugin DIVI untuk tingkatkan tampilan website dan agar mobile responsive (jika di akses pakai ponsel tampilan dan tata letaknya menyesuaikan layar masing-masing ponsel).
  • Yoast SEO untuk optimasi on-site. Anda dapat gunakan Yoast SEO untuk memasukkan meta judul, meta penjelasan, dan analisa struktur serta kepadatan kata kunci.
  • Google Analytics untuk mengukur kinerja SEO Anda.

Setelah itu, mulai lah untuk melakukan On-Site dan Off-Site SEO.

Cara On-site dan Off-site SEO Toko Online

Hampir sama pada website pada umumnya, termasuk pada startegi internal linking dan back-linking. Agar tidak membingungkan, perlu pahami perbedaan onsite SEO dan offsite SEO, sebagai berikut:

  • SEO on-site merupakan upaya yang Anda lakukan untuk mengoptimasi secara langsung di website Anda.
  • SEO off-site adalah upaya optimasi website yang dilakukan dari luar website Anda.

Selanjutnya, mari kita lihat cara penerapan SEO onsite dan offsite untuk website toko online Anda.

Bagaimana Cara Melakukan On-Site SEO?

Yoast SEO merupakan plugin SEO paling popular untuk website yang menggunakan platform WordPress. Untuk toko online WooCommerce, plugin tersebut juga dapat kita gunakan. 

Untuk melakukan SEO On-Site, tentunya alaman produk perlu kita siapkan terlebih dahulu. Setelah itu dapat kita lakukan optimasi pada halamn produk tersebut.

Lakukan 9 langkah ini pada Halaman Produk dan Yoast SEO di masing-masing halaman produk.

  1. Gunakan judul halaman produk dengan nama produk agar tetap relvan.
  2. Masukan 2 sampai 4 kata pada kolom “Frasa Kata Kunci Utama”.
  3. Isi Meta Title atau Judul SEO tidak lebih dari 60 karakter. Usahakan kata kunci utama di depan kalimat. Misal kata kunci Anda adalah “jual ikan segar” maka Judul SEO: Jual Iklan Segar Berkualitas Siap Antar Wilayah Jakarta.
  4. Isi Meta Description atau “Deskripsi Meta” tidak lebih dari 160 karaker. Idealnya antara 140 sampai 158 karakter. Deskripsi ini harus memuat Frasa Kata Kunci Utama.
  5. Pastikan Slug memuat frasa kata kunci utama.
  6. Upload Gambar produk dan masukan Alt Text yang mengandung Frasa Kata Kunci Utama
  7. Isi keterangan singkat produk dan keterangan panjang produk menggunakan H2, H3, H4 dan memuat Frasa Kata Kunci Utama.
  8. Pada konten, perhatikan analisa kepadatan kata kunci dari Yoast SEO agar tidak berlebihan atau kurang. Perhatikan juga jumlah kata pada setiap halaman produk, usahakan minimal 700 kata. Neil Patel seroang master SEO pernah meneliti tentang word length dan temukan bahwa konten yang lebih banyak kata akan semakin tinggi peringkatnya di Google.
  9. Buatlah tautan internet dan tautan ke luar (tambahkan atribut no follow jika target tautan ke luar website tidak menggunakan https dan tidak relevan).

Pastikan 14 butir pada analisa YoastSEO sudah menjadi hijau, seperti terlihat pada gambar berikut:

Analisa SEO menggunakan Yoast SEO

Analisa SEO menggunakan Yoast SEO

Manajemen internal linking (link di website Anda yang mengarahkan ke halaman produk atau halaman kategori produk), ini dapat dilakukan dengan membuat artikel blog post di website toko online Anda dan berikan hyperlink pada kata-kata yang memuat keyword halaman produk Anda.

Bagaimana Cara Melakukan Off Site SEO?

Off Site SEO merupakan optimasi website yang Anda lakukan dari luar website. Apa yang termasuk pada optimasi dari luar website ini adalah:

  1. Analisa Keyword. Termasuk dengan analitk kata kunci.
  2. Backlink. Yakni membuat hyperlink ke website Anda dari domain atau website lainnya.
  3. Analytics. Untuk monitoring kinerja SEO Anda. Alat untuk analitik tersebut seperti Google Analytics, SEMRush, Ahrefs dan sebagainya.
  4. Periklanan Digital. Ini termasuk iklan di Google dan iklan di Sosial Media seperti FB, IG dan LinkedIn.

Pertama, Anda harus pastikan website atau domain Anda sudah menggunakan SSL (HTTPS), kemudian daftarkan di Google Search Console.

Selanjutnya, gunakan Google Analytics dengan mengintegrasikan kode yang diberikan di website Anda. Jika Anda menggunakan Plugin DIVI hal ini lebih mudah untuk dilakukan. Cukup copy kode dan paste pada Opsi Tema  DIVI -> Integrasi, baik di Head untuk Kode Universal, maupun di Body untuk kode Google Tag Manager.

Strategi Backlink untuk Website Toko Online

Sesuai dengan petunjuk dari Google, website harus mendapatkan “mention” dari website lainnya agar popularitas di hasil pencarian dapat meningkat. Perhatikan Strategi Backlink di bawah ini untuk dapat Anda terapkan pada situs toko online Anda.

cara bikin backlink website toko online

cara bikin backlink website toko online

Jadi, Anda harus membuat artikel blog post terlebih dahulu. Pada artikel tersebut Anda berikan HyperLink ke satu atau dua halaman produk Anda (jangan terlalu banyak). Kemudian Anda dapat buka Quora.Com, blogspot.com dan sebagainya untuk membuat artikel yang relevan dengan artikel di website Anda. Jangan lupa berikan hyperlink ke Artikel di Website Anda.

Setelah itu, Anda dapat sebarkan artikel baik di website Anda maupun artikel di luar website Anda ke Sosial Media agar banyak yang melihat dan ambil tindakan seperti klik ke website Anda.

Jumlah klik dari sosial media dan website lain ke website Anda merupakan salah satu dari 200 Faktor yang ada pada Algoritma SEO Google.

Bagaimana Cara Ketahui Kinerja SEO untuk Website Toko Online?

Untuk mengukur kinerja SEO Toko Online sama seperti website lainnya, yakni menggunakan Google Analytics. Anda dapat mengetahui:

  • Berapa jumlah pengunjung website
  • Halaman atau produk mana saja yang paling banyak di kunjungi
  • Dari mana asal sumber pengunjung (Search engine? dengan keyword apa? Social Media yang mana? Website backlink yang mana? dan seterusnya).
  • Kata kunci apa saja yang memiliki keterlihatan tertinggi dan memiliki klik ke website lebih banyak.
  • Alur konversi online. Anda dapat set sasaran E-Commerce di Google Analytics yang akan tampilkan berapa banyak orang yang sukses belanja online di website toko online Anda dan bagaimana alur mereka sebelum sampai klik tombol “Beli” atau “Tambahkan ke Keranjang Belanja”

Setelah Anda sudah integrasikan website toko online Anda dengan Google Analytics. Anda hanya perlu mengaktifkan E-Commerce tracing pada setting Google Analytics Anda.

Alat online seperti SERP Lab juga dapat Anda gunakan untuk mengetahui sudah di posisi berapa website atau halaman website Anda di Google.

Apa Keuntungan Dari Semua Upaya Tersebut?

Jika Anda masih berjualan menggunakan marketplace dan sosial media, berikut fakta yang perlu Anda ketahui:

  • Pengguna marketplace ada 15 juta pengguna, dan di dalamnya terdapat 3 juta pedagang online. Tingkat persaingan sangat ketat. Persaingan harga dapat tidak sehat, bisa saja ada pesaing yang jual rugi tapi mendapatkan untung dari komisi jasa pengiriman.
  • Pengguna Facebook ada ratusan juta pengguna di Indonesia, Instagram tidak sampai ratusan juta pengguna, apalagi TikTok. Sifat sosial media bukan untuk berjualan tapi untuk bersosial, jika Anda berusaha jualan di sosial media, sebaiknya hentikan sekarang juga.

Pengguna mesin pencari Google setiap harinya ada ratusan juta pengguna di Indonesia. Mereka yang mencari di Google dengan kata kunci produk yang Anda jual merupakan in-market audience artinya mereka adalah calon pembeli potensi. Mereka sudah siap membeli, dan melakukan sedikit penelitian di Google sebelum ambil keputusan.

Berdasar hal tersebut, maka banyak yang mulai beralih untuk jualan online menggunakan website landing page ataupun menggunakan website toko online. SEO akan mengantarkan website toko online Anda tampil di hasil pencarian Google. Semakin banyak website Anda tampil di hasil pencarian halaman pertama pada kata kunci yang strategis maka pengunjung website Anda akan semakin banyak. Semakin banyak pengunjung website toko online Anda maka potensi penjualan akan semakin besar.

Pemasaran digital harus selaras dengan pola perilaku konsumen online. SEO merupakan salah satu teknik atau taktik dalam sebuah strategi pemasaran digital yang efektif untuk mendapatkan pembeli secara online.

Anda dapat melihat hasil dari salah satu penerapan cara SEO toko online WooCommerce yang baik dengan mencari di Google “jual sabun kelor” yang mana salah satu website yang kami kerjakan beberapa bulan lalu sudah masuk di halaman petama hasil pencarian google. Saat ini, toko online tersebut sedang memenuhi permintaan sabun herbal untuk pasar di Belgia.

Mau Buat Toko Online?

Toko Online dengan platform WP dan WooCommerce sangat cocok untuk bisnis online pemula yang memiliki jumlah produk tidak sampai 1000 produk. Jumlah transaksi tidak ada batasnya. 

Toko Online KiosMaya dapat membuat harga obral, harga khusus reseller yang tidak terlihat oleh pembeli retail, kombinasi produk, dan dapat di optimasi agar dapat tampil di hasil pencarian Google untuk kata kunci yang relevan dan dengan tampilan yang dapat menyesuaikan di segala layar ponsel.

Biaya Pembuatan Mulai Dari Rp. 2.5 juta (normal Rp. 3.5 juta untuk tahun awal).

Kami kerjakan sampai 10 produk, termasuk design dan optimasi halaman depan, kategori dan produk. 

Sudah termasuk lisensi DIVI dan modul pengiriman. Bonus Iklan Google 1 bulan, anggaran Rp. 500.000,- untuk 10 Client Awal.

Biaya tahun selanjutnya hanya Rp. 850.00,-. 

Kami menggunakan VPS Cloud Hosting yang aman, stabil dan cepat di akses (sekitar 3 sampai 5 detik).

Pin It on Pinterest

Share This