Perusahaan harus memiliki cara mengukur kinerja digital marketing dalam setiap aktivitas yang dilakukan untuk pemasaran digital. Tanpa pengukuran, online branding hanya akan menjadi rutinitas bagian pemasaran dalam menghabiskan anggaran mereka.

Online branding berbeda dengan traditional branding yang terlalu sulit untuk dilakukan pengukuran. Seluruh aktivitas digital dapat kita lacak efektivitasnya. Dengan memahami pengukuran kinerja brand awareness, Anda dapat lebih memiliki dasar dalam melakukan aksi selanjutnya.

“The challenge is measuring success”

Seperti yang dikatakan oleh Patrick Stillhart, head of the coffee business at PT Nestle Indonesia¹. Anda mungkin dapat tampil memukau di Youtube dan di Media Sosial dengan rangkaian konten iklan yang “wah”. Akan tetapi pertanyaannya tetap sama, bahwa bagaimanapun juga, online branding harus memiliki kontribusi pada konversi atau penjualan.

Bagaimana Cara Mengukur Kinerja Digital Marketing?

Online branding harus dapat berkontribusi positif pada penjualan produk. Oleh karena itu, ini hanya dapat dilakukan jika Anda memiliki strategi dan pengukuran yang jelas untuk mendapatkan ROAS dan ROI Digital Marketing yang baik.

Pada dasarnya, untuk mengukur kinerja brand awareness cukup sederhana:

  1. Berapa orang yang dijangkau?
    • Pemirsa tersebut Asli atau bot?
    • Bagaimana dengan profil pemirsa?
  2. Berapa orang yang tertarik dengan Brand Anda?
    • Adakah peningkatan?
  3. Berapa banyak orang yang membicarakan produk atau brand Anda?
    • Bagaimana komentar mereka ? positif atau negatif ?
  4. Berapa banyak orang yang merekomendasikan produk Anda?
    • Berapa banyak yang sudah membeli?
    • Berapa banyak yang akan membeli?
    • Berapa banyak yang tidak akan membeli atau tidak merekomendasikan?
  5. Bagaimana para pesaing Anda?

Dari 5 pertanyaan tersebut kita dapat mulai mencari tau cara mengukur kinerja pemasaran digital.

Pengukuran Kinerja Online Branding

Kesadaran merek dapat menjadi dasar untuk membangun strategi pemasaran Anda. Meningkatkan jumlah konsumen yang dapat mengingat merek Anda biasanya merupakan bagian dari kesuksesan pemasaran.

Di belahan dunia manapun, semua praktisi pemasaran digital memiliki pandangan yang sama bahwa website merupakan fondasi dasar pemasaran digital. Website dibutuhkan untuk mengukur efektivitas pemasaran digital. Jika Anda belum memiliki website untuk brand atau produk Anda sebaiknya silahkan baca artikel kami mengenai strategi pemasaran digital yang efektif.

Hal pertama yang harus dilakukan, seperti halnya dengan strategi pemasaran apa pun, penting untuk mencapai konsensus tentang apa yang sedang perusahaan Anda coba dengan membangun kesadaran merek. Tujuannya mungkin untuk:

  • Meningkatkan daya ingat atau pengakuan merek (Brand Recall)
  • Meningkatkan pengunjung yang langsung datang ke website Anda (Direct Traffic)
  • Meningkatkan percakapan merek (Brand Lift)

Setelah tujuan kesadaran merek cukup jelas, Anda dapat mengembangkan KPI untuk mengukur kemajuan kinerja online branding Anda.

Berikut beberapa cara untuk mengukur kinerja online branding Anda:

 Jumlah Kunjungan Langsung ke Website Branding

Lalu lintas langsung berasal dari pengguna yang mengetik tautan langsung ke peramban mereka untuk sampai ke situs web Anda. Ini berarti bahwa untuk menemukan situs web Anda, mereka mengingat URL untuk merek Anda secara khusus. Mengingat brand adalah bagian dari apa yang membentuk brand awareness, dan lalu lintas langsung adalah metrik yang tepat untuk mengawasi untuk mengukur “brand recall”.

Jika ada peningkatan jumlah pengunjung ke situs web branding Anda, ini berarti bahwa kampanye yang Anda lakukan membuahkan hasil yang baik. Lalu lintas tinggi adalah indikasi bahwa lebih banyak orang menemukan Anda melalui kampanye online branding yang Anda lakukan. Karena itu, ada kemungkinan besar bahwa orang-orang yang datang ke situs web Anda akan membeli layanan Anda di kemudian hari.

Anda dapat melihat kinerja “Brand Recall” ini melalui Google Analytics:

direct traffic sebagai indikator brand recall

direct traffic sebagai indikator brand recall

Penjualan mungkin terjadi tidak pada website Anda, akan tetapi dengan mengetahui berapa orang yang mengunjungi website Anda secara langsung dapat mengindikasikan berapa banyak orang yang ingat dengan brand Anda secara khusus.

Pengunjung website yang datang dari hasil pencarian bisa saja menjadi pengukuran, sepanjang Anda sudah menjalankan branding melalui content di website untuk membangun kepercayaan terhadap brand dan memperluas jangkauan.

Volume Pencarian Brand

Salah satu sumber utama lalu lintas organik adalah melalui pencarian. Jika orang mencari perusahaan, merek, dan produk Anda, itu merupakan indikator yang baik untuk Brand Awareness.

Gunakan Perencana Kata Kunci Google Ads dan Google Trends untuk mengetahui volume pencarian untuk nama merek Anda, dan untuk penelusurannya dari waktu ke waktu untuk melihat apakah volume penelusuran meningkat.

Jumlah Pembicaraan di Seluruh Saluran

Di masa lalu, tantangannya adalah mendapatkan wawasan yang akurat tentang tingkat kesadaran, tetapi social listening telah menyederhanakan proses dan memberikan data yang lebih jelas.

Pembicaraan terhadap merek Anda tidak hanya terjadi media sosial saja, konsumen dapat membicarakan melalui artikel, testimoni di marketplace, komentar, forum dan sebagainya. Anda dapat menggunakan beberapa peralatan untuk social listening untuk mengukur kinerja digital marketing terhadap aktivitas online branding Anda.

Social listening memungkinkan Anda mendengarkan percakapan organik tentang merek Anda di media sosial dan web. Anda dapat melihat volume pembicaraan dan sentimen yang terjadi. Data ini juga dapat Anda gunakan untuk social media strategy Anda.

Meningkatnya jumlah pembicaraan terhadap produk atau brand Anda dapat menjadi indikator efektivitas brand awareness yang Anda lakukan. Semakin banyak yang membicarakan dengan respon positif, artinya semakin besar kemungkinan penjualan-penjualan akan terjadi.

Jumlah Jangkauan di Seluruh Saluran

Buatlah sebuah tabel yang berisi jumlah jangkauan dari seluruh saluran seperti:

  • Jumlah pengunjung website.
  • Jumlah pemirsa Youtube.
  • Jumlah jangkauan di halaman dan akun media sosial Brand Anda.

Data tersebut berguna untuk mengukur progress kemajuan aktivitas online Branding Anda. Setidaknya, ini merupakan elemen standar bagi seorang profesional pemasaran dalam cara mengukur kinerja digital marketing yang dilakukan.

Akan tetapi, harap diingat, jumlah jangkauan tersebut tidak dapat menjadi pengukuran efektivitas online branding secara akurat, karena belum benar-benar merefleksikan brand recall dan brand lift.

Kami tidak bosan untuk selalu mengingatkan para praktisi pemasaran digital untuk selalu ingat bahwa:

Anda tidak sendirian dalam melakukan pemasaran digital. Diluar sana, banyak pesaing dan produk serupa melakukan pemasaran digital seperti yang Anda lakukan.

Oleh karena itu jangan terjebak dengan pengukuran kinerja digital marketing yang hanya berdasar jumlah jangkauan, followers, likes, dan keterlibatan lainnya.

Kesimpulan:

Pemasaran digital untuk brand awareness harus memiliki strategi dan pengukuran agar dapat lebih berkontribusi pada tujuan bisnis perusahaan. Cara mengukur kinerja digital marketing untuk stage awareness tidaklah sesulit mengukur ROI digital marketing.

Efektivitas online branding tidak bisa hanya berdasar jumlah jangkauan saja, mereka harus melibatkan minimal 3  hal lainnya seperti di atas. Karena:

  • Semakin banyak yang mengunjungi website branding Anda, maka artinya semakin banyak yang mengingat brand Anda secara khusus.
  • Semakin banyak yang mencari brand Anda di search engine, maka artinya semakin banyak orang yang tertarik untuk mengetahui produk Anda.
  • Semakin banyak yang membicarakan brand Anda secara positif maka otomatis akan semakin meningkatkan efektivitas brand awareness Anda.

Ini perlu di monitor terus dari waktu ke waktu, sebaiknya dilakukan setiap minggu. Dan jangan lupa untuk meneliti para pesaing Anda.

Dengan cara pengukuran yang dijelaskan di atas, kami berharap para praktisi pemasaran di perusahaan dapat lebih meningkatkan efektivitasnya dalam melakukan online branding.

Silahkan hubungi kami untuk mendiskusikan brand monitoring dan menentukan langkah selanjutnya untuk meningkatkan kinerja online branding Anda.


 

¹ Sumber: Reuters

Pin It on Pinterest

Share This