Berapa Biaya Digital Marketing untuk Bisnis Retail dan B2B?

Agu 13, 2022 | Digital Marketing

Setiap bisnis berbeda, demikian dengan biaya digital marketing yang dibutuhkan. Apa yang dapat kita jadikan dasar dalam penerapan anggaran digital marketing merupakan faktor terpenting untuk suksesnya upaya digital marketing perusahaan Anda.

Dasar Penerapan Biaya Digital Marketing untuk Segala Bisnis

Untuk menghitung kebutuhan biaya digital marketing di suatu perusahaan, pertama harus mengetahui komponen apa saja yang akan dibutuhkan.

Agar realistis, Anda dapat memikirkan biaya in-house dalam menghitung berapa biaya digital marketing yang Anda perlukan setiap bulannya.

Contoh menghitung anggaran digital marketing:

  • Manager, Rp. 15 juta per bulan.
  • Disainer Grafis Rp. 9 juta per bulan
  • Content Writer, Rp.7.5 juta per bulan.
  • SEO Specialist, Rp. 12 juta per bulan.
  • Social Media Specialist, Rp. 8 juta per bulan.
  • Digital Ads Management, Rp. 8 juta per bulan.

Maka kita dapat menghitung total kebutuhan anggaran digital marketing setiap bulannya, atau sekitar Rp. 60 juta atau Rp. 720 juta per tahun. Biaya ini mungkin biaya minimal, untuk pengalaman di bawah 4 tahun.

Biaya tersebut belum ditambah biaya untuk periklanan, biaya periklanan tergantung dari jumlah jangkauan, jumlah pengunjung website, atau metrik konversi online lainnya.

Berdasar pengalaman kami, biaya iklan untuk Corporate B2B sekitar Rp. 3 juta sampai Rp. 5 juta per bulan. Ingat, biaya iklan tidak mesti sebagai porsi terbesar dalam biaya digital marketing. Ini sangat penting untuk dipahami para praktisi, business owner, dan para pemimpin di perusahaan.

Sedangkan untuk bisnis retail seperti restoran, e-shop, dan sebagainya, berdasar pengalaman kami perlu biaya iklan yang jauh lebih besar, akan tetapi ini bukan berarti tidak ada solusinya untuk menurunkan biaya iklan di bisnis retail. Sebagai contoh, Anda dapat hindari pasang iklan untuk keyword brand Anda di Google Search Ads, ini dapat menghemat ratusan juta setiap bulannya untuk sebuah brand besar di Indonesia.

Perbandingan Biaya In-House Digital Marketing dengan Menggunakan Jasa Digital Agency

Jasa digital agency profesional memiliki team yang lengkap dan berpengalaman lebih dari 10 tahun. Pada satu sisi, menggunakan jasa digital agency, artinya para pebisnis dapat mengakses satu sumber andal secara bersama-sama. Sehingga optimalisasi digital marketing dapat tercapai.

Namun disisi lain, Perusahaan harus berhati-hati dalam memilih digital agency. Pilihlah mereka yang harus memiliki track record atau presentasi yang masuk akal.

Selain itu, ada hal penting sekarang ini yang harus Anda perhatikan dalam memilih digital agency, pilih digital agency yang memiliki digital assets.

Pada konteks digital marketing, kita tentu melibatkan SEO. SEO dapat menjadi strategi jangka panjang perusahaan, sedangkan sosmed dan periklanan digital merupakan strategi jangka pendek.

Untuk menjalankan SEO, sebuah Digital Agency harus memiliki owned media atau aset digital yang banyak. Tujuannya adalah untuk membantu website para Client agar dapat terangkat di hasil pencarian Google. Tanpa digital assets, maka digital agency tersebut tentu akan membeli backlink yang mana merupakan “praktik terlarang” berdasar pernyataan dari Google.

Bahayanya sembarang pilih jasa digital agency adalah, Anda harus membayar dua kali. Ketika website Anda di suspend dari search engine, menggunakan shared hosting yang payah, dan website terlalu berat di akses, maka Anda harus mencari jasa digital agency yang lain dan membayar mereka untuk perbaiki itu semua. Kami sering kali menerima pekerjaan seperti itu di KiosMaya.Com

Oleh karena itu, pastikan perusahaan Anda bermitra dengan jasa digital agency yang berpengalaman dan profesional. Anda dapat melihat dampak positif dari digital marketing dalam waktu 1.5 tahun. Jika dalam waktu 1.5 tahun tidak ada perubahan, ini artinya Anda harus memikirkan ulang seluruhnya, bukan hanya mengganti jasa digital agency saja.

Lantas berapa biaya digital marketing jika di outsource ke jasa digital agency ? jawabannya relative, tergantung kebutuhan saldo iklan Anda juga masalahnya. Jika dibandingkan dengan biaya in-house yang mencapai sekurangnya Rp. 60 juta per bulan, jasa digital agency tentu lebih cost-efficient dalam hal ini.

 

Efisiensi Biaya Digital Marketing

Ketika perusahaan tidak paham bagaimana menghitung anggaran pemasaran digital mereka maka efisiensi biaya digital marketing belum dapat dilakukan. Anda tidak bisa mengambil keputusan secara serampanagan yang dapat mengakibatkan bahaya pada posisi keuangan perusahaan.

Digital marketing sekarang ini sudah menjadi “tentara di baris depan” di setiap perusahaan yang sudah memiliki tingkat digital maturity yang baik. Mereka tidak akan segan-segan meneken kontrak jasa digital agency yang kompeten, apalagi yang memiliki track record yang dapat dibuktikan.

Meskipun begitu, efisiensi tetap harus dilakukan. Biaya digital marketing dapat meningkat karena persaingan di saluran digital juga terus meningkat. Seperti biaya iklan per klik yang dari tahun 2000 hanya ratusan rupiah per klik, kini di tahun 2022 sudah ribuan rupiah per klik, bahkan lebih dari itu. Demikian iklan di media sosial, biaya per tindakan juga terus meningkat.

Berdasar pengalaman kami, ada beberapa cara untuk meningkatan efisiensi biaya digital marketing, antara lain:

  1. Website yang berkualitas, dengan hosting yang kuat, cepat dan stabil dapat menurunkan biaya iklan Anda karena faktor kualitas dapat meningkatkan posisi iklan Anda di hasil pencarian di Google. Jika tidak, walau Anda beriklan tetap akan masuk di halaman ke 2 dan seterusnya.
  2. SEO juga dapat menurnkan biaya iklan, bahkan hingga Rp. 0, dalam jangka panjang. Baca juga mengenai: Beapa Lama SEO dapat Mulai Berpengaruh Pada Bisnis Anda?.
  3. Mengoptimalkan seluruh upaya, baik di media sosial, iklan, dan sebagainya. Ini memerlukan analisa secara menyeluruh sebelum dapat mengoptimalkan upaya digital marketing Anda.

Sehingga, pilihan mengganti jasa digital agency tergantung dari sanggup atau tidaknya mereka memberikan dampak positif pada bisnis atau memperbaiki kinerja digital marketing mereka dari waktu ke waktu.

Kesimpulan

Pada dasarnya penetapan biaya digital marketing harus berdasar biaya in-house. Bayangkan Anda memiliki team digital marketing terdedikasi di perusahaan Anda. Jumlah gaji team digital marketing dapat menjadi patokan dalam mengukur biaya bulanan (fix cost) digital marketing. Sementara biaya iklan (variable cost) dapat bergantung dari jumlah jangkauan, engagement dan konversi online lainnya.

Walaupun Anda memiliki team digital marketing di Perusahaan dengan biaya Rp. 60 juta per bulan, ini tidak menjamin bahwa digital marketing Anda akan sukses. Berdasar pengalaman kami, pengalaman yang dibutuhkan untuk bidang digital marketing tersebut sekurangnya adalah 10 tahun.

Jasa digital agency dapat menjadi alternative, akan tetapi Anda harus berhati-hati memilihnya. Pilih jasa digital agency yang memiliki track record terbukti dalam keberhasilan digital marketing yang mereka lakukan.

ROI digital marketing merupakan patokan kinerja digital marketing. Semakin tinggi ROI maka semakin efektif digital marketing yang Anda lakukan, dan sebaliknya.

Perbaiki dan tingkatkan ROI digital marketing Anda bersama KiosMaya.Com.

Apa Target Menggunakan SEO Untuk Organik Traffic Saja?

Apa Target Menggunakan SEO Untuk Organik Traffic Saja?

Mungkin Anda tidak jarang mendengar kata SEO. Kepanjangannya search engine optimization, merupakan cara untuk meledakkan traffic dengan menjadikan situs bisa nangkring di halaman dan rangking pertama mesin pencari. Target menggunakan SEO itu sendiri sangat beragam....

Pilih WordPress atau Laravel untuk Website Perusahaan?

Pilih WordPress atau Laravel untuk Website Perusahaan?

Wordpress dan Laravel merupakan platform yang berguna untuk membangun website. Saat ini, pengguna Laravel terus meningkat karena kemampuannya yang melebih Wordpress. Masalahnya, kurang tepatnya pemilihan platform website antara Wordpress atau Laravel dapat...

Memahami Perubahan Pola Perilaku Konsumen di Era Digital

Memahami Perubahan Pola Perilaku Konsumen di Era Digital

Di era transaksi online yang semakin berubah secara eksponensial ini, sangat penting untuk memahami pola perilaku konsumen yang terus mengalami perubahan. Dalam artikel kali ini, kami akan menjelaskan kaitannya dengan digital marketing dan tujuan dari memahami...

Struktur Iklan yang Efektif di Era Digital Seperti Apa?

Struktur Iklan yang Efektif di Era Digital Seperti Apa?

Apakah Anda pernah merasa iklan online Anda terasa kacau dan tak teratur? Apakah pesan iklan Anda tercecer di mana-mana tanpa arah yang jelas? Jika ya, inilah saatnya untuk memahami betapa pentingnya "struktur iklan yang efektif di era digital." Dalam konteks...

Search Organic Traffic Menurun? Tenang, Jangan Panik!

Search Organic Traffic Menurun? Tenang, Jangan Panik!

Search organic traffic merupakan pengunjung website yang berasal dari hasil pencarian di mesin pencari seperti Google. Bagi mereka yang mengerahkan upaya S.E.O untuk meningkatkan metrik organic click umumnya akan panik setelah melihat penurunan grafik di Google Search...

Memasarkan Produk ke Luar Negeri dengan Digital Marketing

Memasarkan Produk ke Luar Negeri dengan Digital Marketing

Hadirnya internet telah memudahkan para trader dalam melakukan aktivitas usaha mereka. Memasarkan produk ke luar negeri sudah sejak lama dilakukan secara online. Artikel ini berikan penjelasan bagi mereka yang memiliki produk layak ekspor untuk memahami cara...

Pin It on Pinterest

Share This